Metode deskriptif
adalah suatu metode dalam meneliti setatus sekelompok manusia, suatu obyek,
suatu set kondisi, suatu sistempeikiran, ataupun suatu kelas peristiwa pada
masa sekarang. Tujuan dari penelitian deskriptif ini adalah untuk membuat
deskipsi, gambaran atau lukisan secara sistematis, factual dan akurat mengenai
fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antar fenomena yang diselidiki.
Ciri-ciri Metode
Deskriptif
Secara harfiyah, metode
deskriptif adalah metode penelitian untuk membuat gambaran mengenai situasi
atau kejadian, sehingga metode ini berkehendak mengadakan akumulasi data dasar
belaka. Namun, dalam pengertian metode penelitian yang lebih luas, penelitian
deskriptif mencakup metode penelitian yang lebih luas di luar metode sejarah
dan eksperimental, dan secara lebih umum sering diberi nama, metode survei.
Kerja peneliti, bukan saja memberikan gambaran terhadap fenomena-fenomena,
tetapi juga menerangkan hubungan, menguji hipotesis-hipotesis, membut predeksi
serta mendapatkan makna dan implikasi dari suatu masalah yang ingin dipecahkan.
Dalam mengumpulkan data digunakan teknik wawancara, dengan mengunakan schedule
questionair ataupun interview guide.
Jenis-jenis Penelitian
Deskriptif
Dtinjau dari jenis
masalah yang diselidiki, teknik dan alat yang digunakan dalam menliti, serta
tempat dan waktu penelitian dilakukan, penelitian desekriptif dapat dibagi atas
bebeprapa jenis yaitu:
1. Metode survey,
2. Metode
deskriptif berkesinanbungan (Continuity
deskrptive),
3. Penelitian Studi
kasus,
4. Penelitian analisis
pekerjaan dan aktivitas,
5. Penelitian tindakan
(action research),
6. Penelitian
perpustakaan dan documenter.
Sumber : http://blog.uin-malang.ac.id/muttaqin/2010/11/28/10/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar